ISMAHI: JANGAN BIARKAN BADAI MELEMAHKAN POLRI, HUKUM HARUS TETAP BERDIRI TEGAK!
Jakarta, Bupolo.com - Wakil Ketua Umum ISMAHI, Dedi Sofhan, menegaskan bahwa kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto beserta jajaran yang baru mengemban amanah tengah menghadapi ujian besar. Di tengah derasnya tekanan, kritik publik, dan berbagai tantangan penegakan hukum, Polri dituntut membuktikan bahwa institusi ini tetap kuat, profesional, dan berpihak pada keadilan.
"Kami memahami bahwa Jenderal Suyudi dan jajaran sedang menghadapi ujian yang tidak ringan. Namun, seorang pemimpin besar tidak dilahirkan dari keadaan yang mudah, melainkan ditempa oleh keberanian menghadapi badai. Jangan mundur menghadapi tekanan, jangan tunduk pada kepentingan, dan jangan pernah berkompromi dengan pelanggaran hukum!" tegas Dedi Sofhan saat di konfirmasi (06/11/26)
Dedi menegaskan, ISMAHI akan selalu berdiri di garda terdepan untuk mengawal langkah Polri dalam menegakkan supremasi hukum, menjaga marwah institusi, serta membersihkan tubuh kepolisian dari oknum yang mencederai kepercayaan masyarakat.
"ISMAHI bukan pembela kekuasaan, melainkan penjaga prinsip keadilan. Kami akan mendukung setiap langkah Kapolri yang benar, mengawal setiap proses hukum yang berjalan, dan menjadi pihak pertama yang bersuara apabila hukum diselewengkan. Tidak boleh ada seorang pun yang kebal hukum, termasuk mereka yang mengenakan seragam dan memiliki pangkat!" Lanjutnya
Menurut Dedi, momentum kepemimpinan baru ini harus menjadi titik balik untuk membangun Polri yang lebih bersih, berani, transparan, dan dipercaya rakyat. Reformasi tidak cukup disampaikan melalui slogan, tetapi harus dibuktikan melalui tindakan nyata dan penegakan hukum tanpa pandang bulu.
"Kepada Jenderal Suyudi dan seluruh jajaran, tetaplah tegak berdiri! Negara membutuhkan polisi yang berani melawan kejahatan, bukan polisi yang takut menghadapi tekanan. Selama Polri berjalan di atas konstitusi dan berpihak pada keadilan, ISMAHI siap menjadi garda terdepan untuk mengawal perjuangan tersebut."ujar Dedi
Dedi menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa kekuatan terbesar Polri bukan terletak pada senjata, jabatan, ataupun kewenangan, melainkan pada kepercayaan rakyat yang harus dijaga melalui integritas dan keberanian menegakkan hukum.
"POLRI HARUS KUAT, HUKUM HARUS TEGAK, DAN KEADILAN TIDAK BOLEH KALAH OLEH TEKANAN SIAPA PUN!"


Posting Komentar