Ad

 


Jelang 10 November, KODE Indonesia Dorong Gelar Pahlawan Nasional Bagi A.M. Sangadji


Jakarta, Bupolo.com — Menjelang peringatan Hari Pahlawan pada 10 November 2026, Ketua KODE Indonesia Aburizal Bahta mendorong pemerintah agar memberikan perhatian terhadap pengusulan tokoh perjuangan asal Maluku, A.M. Sangadji, untuk memperoleh gelar Pahlawan Nasional.

Dorongan tersebut ditujukan kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, agar aspirasi mengenai pengakuan atas jasa tokoh-tokoh perjuangan dari Maluku dapat menjadi perhatian pemerintah pusat, sesuai dengan ketentuan dan mekanisme penganugerahan gelar Pahlawan Nasional, Kamis (22/Oktober/2026).

Bahta menilai bahwa momentum Hari Pahlawan merupakan waktu yang tepat untuk kembali mengangkat sejarah perjuangan bangsa, termasuk kiprah tokoh-tokoh dari daerah yang memiliki kontribusi dalam perjalanan Indonesia.

Momentum Pengakuan Sejarah Perjuangan Maluku

Peringatan Hari Pahlawan setiap 10 November bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk mengenang jasa para pejuang serta memperkuat kesadaran generasi muda terhadap sejarah bangsa.

Dalam konteks tersebut, pengusulan A.M. Sangadji sebagai Pahlawan Nasional diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperluas pengakuan terhadap tokoh-tokoh perjuangan asal Maluku.

Bahta mendorong agar rekam jejak, riwayat perjuangan, dan kontribusi A.M. Sangadji bagi bangsa Indonesia dikaji secara komprehensif dengan dukungan dokumen sejarah yang dapat dipertanggungjawabkan.

Langkah tersebut penting agar aspirasi yang disampaikan kepada pemerintah tidak berhenti sebagai wacana, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui proses pengusulan resmi sesuai peraturan perundang-undangan.

Mendorong Pemerintah Menindaklanjuti Aspirasi

Presiden Prabowo Subianto diharapkan memberikan perhatian terhadap aspirasi tersebut dengan memastikan bahwa proses pengusulan gelar Pahlawan Nasional berjalan berdasarkan kajian sejarah, bukti pendukung, dan persyaratan yang berlaku.

Pengusulan gelar Pahlawan Nasional memerlukan proses penilaian yang melibatkan pihak-pihak berwenang. Karena itu, dukungan pemerintah daerah, masyarakat, sejarawan, dan unsur terkait menjadi penting dalam memperkuat dokumentasi serta landasan historis calon penerima gelar.

Bagi masyarakat Maluku, pengakuan terhadap tokoh perjuangan daerah merupakan bagian dari upaya menjaga warisan sejarah dan meneruskannya kepada generasi berikutnya.

Momentum 10 November 2026 diharapkan dapat menjadi ruang untuk memperkuat perhatian terhadap sejarah perjuangan dari berbagai daerah, termasuk Maluku, sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan bangsa Indonesia.

Bahta mendorong agar aspirasi penganugerahan gelar Pahlawan Nasional bagi A.M. Sangadji memperoleh perhatian serius dan diproses melalui mekanisme resmi, sehingga pengakuan terhadap jasa para tokoh perjuangan dapat didasarkan pada fakta sejarah dan ketentuan yang berlaku.



Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Jelang 10 November, KODE Indonesia Dorong Gelar Pahlawan Nasional Bagi A.M. Sangadji
  • Jelang 10 November, KODE Indonesia Dorong Gelar Pahlawan Nasional Bagi A.M. Sangadji
  • Jelang 10 November, KODE Indonesia Dorong Gelar Pahlawan Nasional Bagi A.M. Sangadji
  • Jelang 10 November, KODE Indonesia Dorong Gelar Pahlawan Nasional Bagi A.M. Sangadji
  • Jelang 10 November, KODE Indonesia Dorong Gelar Pahlawan Nasional Bagi A.M. Sangadji
  • Jelang 10 November, KODE Indonesia Dorong Gelar Pahlawan Nasional Bagi A.M. Sangadji

Posting Komentar