Ad

 


DEMA UIN A.M. Sangadji Desak Presiden Prabowo Tetapkan A.M. Sangadji Sebagai Pahlawan Nasional pada 10 November 2026


Oleh : M. Patihena Souwakil

Ketua Menteri Luar Negeri 

Bupolo.com — Ketua Menteri Luar Negeri Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Universitas Islam Negeri (UIN) A.M. Sangadji Ambon, M. Patihena Souwakil, mendesak Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Menteri Kebudayaan Fadli Zon segera menuntaskan proses pengusulan A.M. Sangadji sebagai Pahlawan Nasional, Senin (7/09/2026).

Souwakil menilai pengusulan A.M. Sangadji yang disebut telah beberapa kali dilakukan namun belum menghasilkan penetapan resmi menunjukkan masih lambannya negara dalam memberikan pengakuan terhadap tokoh-tokoh pergerakan nasional dari kawasan Indonesia Timur.

Menurutnya, A.M. Sangadji merupakan salah satu figur penting dalam sejarah pergerakan nasional, khususnya melalui kiprahnya dalam Sarekat Islam. Sosok yang dikenal dengan julukan “Jago Tua” itu dinilai memiliki rekam jejak perjuangan yang patut mendapat pengakuan negara.

“Ini bukan semata-mata persoalan administratif. Ini menyangkut bagaimana negara memberikan tempat yang adil bagi tokoh-tokoh sejarah dari Indonesia Timur dalam narasi besar perjuangan bangsa,” tegas Souwakil.

Ia menilai proses pengusulan yang telah berlangsung berulang kali tidak boleh terus berakhir pada penundaan tanpa kejelasan. Karena itu, DEMA UIN A.M. Sangadji Ambon meminta pemerintah membuka proses dan parameter penilaian secara transparan serta memberikan kepastian mengenai tahapan pengusulan tersebut.

Desak Penghapusan Sentralisme Historiografi

Souwakil juga mengkritik apa yang disebutnya sebagai sentralisme historiografi, yakni kecenderungan penulisan dan pengakuan sejarah nasional yang dinilai lebih banyak berpusat pada tokoh-tokoh dari wilayah tertentu.

Menurut dia, sejarah Indonesia tidak dibangun hanya oleh tokoh-tokoh dari Pulau Jawa atau kawasan barat Indonesia. Perjuangan dari Maluku dan kawasan Indonesia Timur juga memiliki kontribusi penting dalam perjalanan bangsa menuju kemerdekaan.

Karena itu, pemerintah diminta tidak menjadikan proses pemberian gelar Pahlawan Nasional sekadar prosedur administratif, tetapi juga sebagai momentum untuk menghadirkan perspektif sejarah Indonesia yang lebih inklusif.

Tegaskan Nilai Perjuangan A.M. Sangadji

Lebih lanjut, Souwakil menyebut perjuangan A.M. Sangadji harus dipahami dalam konteks perjuangan melawan kolonialisme dan memperjuangkan kedaulatan bangsa.

Ia menilai pemberian gelar Pahlawan Nasional bukan sekadar penghargaan simbolik, melainkan bentuk penghormatan negara terhadap nilai perjuangan yang diwariskan para pendahulu bangsa.

“Pengakuan terhadap A.M. Sangadji bukan hanya tentang nama dan gelar. Ini tentang penghormatan terhadap nilai perjuangan, keberanian melawan kolonialisme, dan kontribusi masyarakat Indonesia Timur dalam sejarah berdirinya republik,” ujarnya.

Presiden Prabowo Diminta Beri Kepastian

DEMA UIN A.M. Sangadji Ambon selanjutnya meminta Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian serius terhadap usulan tersebut.

Souwakil berharap momentum Hari Pahlawan, 10 November 2026, dapat menjadi titik penting bagi penyelesaian proses pengusulan A.M. Sangadji sebagai Pahlawan Nasional, tentunya melalui seluruh mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Presiden sebagai kepala negara kami harapkan memberikan perhatian dan memastikan prosesnya berjalan secara objektif, transparan, dan tidak berlarut-larut,” kata Souwakil.

Ia menegaskan bahwa mahasiswa akan terus melakukan pengawalan secara intelektual terhadap proses tersebut.

DEMA UIN A.M. Sangadji Ambon, kata dia, juga akan membangun konsolidasi bersama berbagai elemen mahasiswa dan masyarakat untuk memastikan perjuangan pengakuan terhadap A.M. Sangadji tetap menjadi perhatian publik.

“Kami akan terus mengawal perjuangan ini. Negara tidak boleh melupakan jasa dan pengorbanan para tokoh yang ikut meletakkan fondasi perjuangan bangsa, termasuk dari Maluku dan Indonesia Timur,” pungkasnya.

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • DEMA UIN A.M. Sangadji Desak Presiden Prabowo Tetapkan A.M. Sangadji Sebagai Pahlawan Nasional pada 10 November 2026
  • DEMA UIN A.M. Sangadji Desak Presiden Prabowo Tetapkan A.M. Sangadji Sebagai Pahlawan Nasional pada 10 November 2026
  • DEMA UIN A.M. Sangadji Desak Presiden Prabowo Tetapkan A.M. Sangadji Sebagai Pahlawan Nasional pada 10 November 2026
  • DEMA UIN A.M. Sangadji Desak Presiden Prabowo Tetapkan A.M. Sangadji Sebagai Pahlawan Nasional pada 10 November 2026
  • DEMA UIN A.M. Sangadji Desak Presiden Prabowo Tetapkan A.M. Sangadji Sebagai Pahlawan Nasional pada 10 November 2026
  • DEMA UIN A.M. Sangadji Desak Presiden Prabowo Tetapkan A.M. Sangadji Sebagai Pahlawan Nasional pada 10 November 2026

Posting Komentar