DPD IMM Maluku Tegaskan Flyer Ajakan Demo Tolak Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Bukan Sikap Resmi Organisasi

Ketua Umum DPD IMM Maluku M Saleh Souwakil
Ambon, Bupolo.com – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Maluku memberikan klarifikasi resmi terkait beredarnya flyer atau pamflet digital yang mengatasnamakan PC IMM Kota Ambon dengan narasi “Siap Demo! Tolak Menteri ESDM Bahlil Lahadalia” dan mencantumkan nama Mujahidin Buano.
Ketua DPD IMM Maluku, M. Saleh Souwakil, menegaskan bahwa selebaran digital tersebut bukan merupakan sikap resmi organisasi dan tidak pernah dibahas maupun diputuskan melalui mekanisme organisasi yang sah.
Menurut Saleh, hingga saat ini belum ada Pimpinan Cabang IMM Kota Ambon yang disahkan secara resmi oleh DPD IMM Maluku. Oleh karena itu, penggunaan atribut dan nama IMM dalam flyer tersebut dinilai tidak memiliki dasar organisatoris.
“Saudara Mujahidin Buano agar tidak menggunakan atribut IMM sesuka hati tanpa adanya kajian dan koordinasi bersama DPD IMM Maluku. Sampai saat ini belum ada Pimpinan Cabang IMM Kota Ambon yang disahkan oleh DPD IMM Maluku,” tegas Saleh dalam keterangannya, Sabtu (Juli 2026).
Ia menegaskan bahwa seluruh isi, narasi, maupun seruan aksi yang terdapat dalam flyer tersebut tidak pernah dibahas, diputuskan, ataupun mendapat persetujuan dari DPD IMM Maluku melalui mekanisme pengambilan keputusan organisasi.
“Rencana aksi maupun pernyataan sikap yang beredar sama sekali tidak melalui koordinasi struktural dan bukan merupakan kebijakan resmi DPD IMM Maluku,” ujarnya.
Saleh juga menilai penyebaran flyer tersebut merupakan tindakan sepihak dari oknum tertentu yang membawa nama organisasi untuk kepentingan pribadi maupun kelompok di luar garis kebijakan resmi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah.
Menurutnya, tindakan tersebut tidak mencerminkan sikap kolektif DPD IMM Maluku maupun seluruh kader IMM di Provinsi Maluku.
Lebih lanjut, DPD IMM Maluku mengimbau seluruh kader IMM se-Maluku dan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang beredar tanpa adanya klarifikasi resmi dari organisasi.
“IMM senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai khittah perjuangan yang berlandaskan moral, intelektualitas, dan keadaban dalam menyampaikan setiap aspirasi,” kata Saleh.
Sebagai tindak lanjut, DPD IMM Maluku menyatakan akan mengambil langkah-langkah persuasif serta organisatoris secara internal terhadap oknum yang terlibat guna menjaga marwah dan nama baik organisasi.
“Kami akan melakukan langkah-langkah internal sesuai mekanisme organisasi agar marwah IMM tetap terjaga,” tutupnya.
DPD IMM Maluku berharap klarifikasi tersebut dapat dipahami oleh seluruh pihak sehingga tidak terjadi kesalahpahaman terkait sikap resmi organisasi terhadap isu yang berkembang.

Posting Komentar