DAK BOK KB Senilai Rp2,37 Miliar Jadi Sorotan, Aparat Diminta Usut Tuntas
Bupolo.com – Dugaan penyimpangan dalam pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Bantuan Operasional Keluarga Berencana (BOK KB) senilai Rp2,37 miliar menjadi perhatian publik di Kabupaten Buru Selatan. Rabu, 8/7/2026.
Masyarakat mendesak aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mengungkap ada atau tidaknya unsur tindak pidana korupsi dalam penggunaan anggaran tersebut.
DAK BOK KB merupakan dana yang dialokasikan pemerintah untuk mendukung pelaksanaan program keluarga berencana, pelayanan kesehatan reproduksi, percepatan penurunan stunting, serta kegiatan operasional di lapangan.
Karena bersumber dari keuangan negara, pengelolaannya wajib dilakukan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Munculnya dugaan penyimpangan terhadap anggaran bernilai miliaran rupiah itu memicu tuntutan agar dilakukan audit menyeluruh terhadap proses perencanaan, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban penggunaan dana.
Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan seluruh anggaran benar-benar dimanfaatkan sesuai peruntukannya dan tidak merugikan keuangan negara.
Sejumlah elemen masyarakat menilai aparat penegak hukum perlu bergerak cepat dengan mengumpulkan dokumen, meminta keterangan dari pihak-pihak terkait, serta menelusuri seluruh aliran penggunaan anggaran.
Mereka berharap proses penanganan dilakukan secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari instansi pengelola DAK BOK KB terkait dugaan tersebut.
Demikian pula, aparat penegak hukum belum memberikan informasi mengenai ada atau tidaknya penyelidikan resmi terhadap perkara dimaksud.


Posting Komentar