Kinerja Kementerian Haji dan Umrah RI Tuai Apresiasi dari CISA Maluku
Bupolo.com – Juru Bicara Centre for Indonesia Strategic Actions (CISA) Maluku, Fahmi Fatsey, menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia atas berbagai langkah dan capaian yang dinilai berhasil meningkatkan kualitas pelayanan bagi jemaah haji Indonesia pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M.
Menurut Fahmi, kehadiran Kementerian Haji dan Umrah RI sebagai kementerian yang baru dibentuk telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam membangun tata kelola penyelenggaraan haji yang lebih profesional, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan jemaah.
"Kami mengapresiasi berbagai upaya yang telah dilakukan Kementerian Haji dan Umrah RI dalam memastikan pelayanan terbaik bagi jemaah haji Indonesia. Di tengah berbagai tantangan penyelenggaraan ibadah haji yang kompleks, kementerian ini mampu menunjukkan dedikasi dan kerja nyata yang patut mendapat penghargaan," ujar Fahmi dalam keterangannya, Selasa (16/6/2026).
Fahmi menilai, di bawah kepemimpinan Mochamad Irfan Yusuf dan Wakil Menteri Dahnil Anzar Simanjuntak, Kementerian Haji dan Umrah RI berhasil melakukan berbagai pembenahan penting, mulai dari penguatan koordinasi, peningkatan kualitas layanan, pengawasan penyelenggaraan ibadah haji, hingga perhatian terhadap aspek kenyamanan, keamanan, dan keselamatan jemaah selama berada di Tanah Suci.
Menurutnya, kolaborasi yang dibangun antara pemerintah, petugas haji, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Hal tersebut mencerminkan keseriusan negara dalam memberikan pelayanan yang maksimal kepada para jemaah.
"Kami melihat adanya semangat perbaikan dan inovasi yang terus dilakukan. Ini menjadi fondasi penting untuk menghadirkan penyelenggaraan haji yang semakin baik, modern, dan mampu menjawab kebutuhan jemaah Indonesia yang jumlahnya sangat besar," tambahnya.
Lebih lanjut, Fahmi berharap Kementerian Haji dan Umrah RI terus memperkuat berbagai inovasi pelayanan serta menjaga semangat pengabdian dalam melayani umat. Ia menilai keberadaan kementerian tersebut dapat menjadi tonggak penting dalam mewujudkan sistem penyelenggaraan haji dan umrah yang lebih efektif, profesional, dan berorientasi pada kepuasan jemaah.
Sebagai penutup, Fahmi menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Kementerian Haji dan Umrah RI, petugas haji, serta semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. Ia berharap seluruh kerja keras dan pengabdian yang telah diberikan dapat menjadi amal kebaikan serta membawa manfaat yang besar bagi umat dan bangsa Indonesia.


Posting Komentar