Melantik KAMMI MALUKU JUNDI tegaskan Legitimasi Muktamar dan Persatuan kader
Bupolo.com – Pengurus Wilayah (PW) KAMMI Maluku resmi dilantik bersama Pengurus Daerah (PD) KAMMI Buru dan PD KAMMI Tual–Maluku Tenggara dalam sebuah agenda yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Wilayah (RAKERWIL) KAMMI Maluku 2026–2028 di Gedung DPRD Provinsi Maluku, Sabtu (6/6/2026).
Kegiatan tersebut mengusung tema “Mengokohkan Soliditas Internal, Wujudkan KAMMI Maluku sebagai Pelopor Kebaikan dan Mitra Pembangunan Daerah”, kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi konsolidasi organisasi sekaligus penegasan arah gerakan KAMMI di Maluku untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Sejumlah tokoh hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Anggota Komisi V DPR RI Dapil Maluku Saadiah Uluputty, Staf Ahli Gubernur Maluku Umar Al Habsy, Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku Abdullah Asis Sangkala, Bupati Seram Bagian Timur Fahri Husni Alkatiri, serta Ketua Umum Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia, Ahmad Jundi Khalifatullah.
Dalam sambutannya, Ahmad Jundi Khalifatullah menegaskan bahwa soliditas kader dan kepatuhan terhadap konstitusi organisasi merupakan fondasi utama dalam menjaga keberlangsungan gerakan KAMMI di seluruh Indonesia.
“KAMMI dibangun di atas nilai-nilai ukhuwah, pengabdian, dan kepatuhan terhadap aturan organisasi. Karena itu, seluruh kader harus menjaga soliditas dan tidak mudah terpecah oleh kepentingan yang dapat melemahkan gerakan,” tegas Ahmad Jundi.
Ia menilai tantangan organisasi ke depan membutuhkan kader yang tidak hanya memiliki kapasitas intelektual, tetapi juga loyalitas terhadap nilai dan aturan organisasi.
Pada kesempatan yang sama, Ahmad Jundi juga menegaskan bahwa pelaksanaan Muktamar KAMMI yang sah adalah muktamar yang diselenggarakan oleh kepengurusan yang dipimpinnya selaku Ketua Umum PP KAMMI. Menurutnya, setiap agenda yang mengatasnamakan muktamar di luar ketentuan organisasi tidak memiliki legitimasi dan bertentangan dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta prinsip-prinsip dasar organisasi.
Selain prosesi pelantikan, forum RAKERWIL dimanfaatkan untuk menyusun arah kebijakan organisasi selama masa kepengurusan 2026–2028. Sejumlah agenda strategis dibahas, mulai dari penguatan kaderisasi, pemberdayaan masyarakat, hingga peningkatan peran organisasi dalam mengawal pembangunan daerah.
KAMMI Maluku menegaskan komitmennya untuk terus melahirkan kader-kader yang mampu menjadi pelopor kebaikan, penggerak perubahan, dan mitra strategis pemerintah dalam menjawab berbagai persoalan sosial dan pembangunan di Maluku.
Melalui momentum tersebut, KAMMI Maluku juga mengajak seluruh kader untuk memperkuat persatuan dan sinergi organisasi demi menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Soliditas bukan sekadar berdiri dalam barisan yang sama, tetapi bergerak menuju tujuan yang sama. Dari Maluku, KAMMI meneguhkan ikhtiar untuk menjadi pelopor kebaikan dan mitra pembangunan daerah,” ujar Ahmad Jundi.
Pelantikan dan RAKERWIL KAMMI Maluku 2026–2028 ini menjadi penanda dimulainya kepemimpinan baru yang diharapkan mampu memperkuat peran organisasi sebagai wadah kaderisasi sekaligus mitra strategis dalam mendorong kemajuan Maluku dan pembangunan nasional.


Posting Komentar