Ad

 


HMI Jakarta Raya Akan Kepung Istana Negara


Bupolo.com
– Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jakarta Raya akan menggelar aksi unjuk rasa di depan Istana Negara Republik Indonesia pada Kamis, 18 Juni 2026. Aksi tersebut mengangkat tema besar "Stop Kapitalisasi Pendidikan, Evaluasi Total MBG, dan Turunkan Harga Sembako" sebagai bentuk respons terhadap berbagai kebijakan yang dinilai belum sepenuhnya menjawab kebutuhan masyarakat.

Ketua Umum HMI Cabang Jakarta Raya, Ali Loilatu, mengatakan bahwa aksi tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab moral mahasiswa dalam mengawal jalannya pemerintahan dan menyuarakan aspirasi rakyat.

"Mahasiswa memiliki kewajiban untuk tetap kritis terhadap setiap kebijakan publik. Kami melihat masih banyak persoalan mendasar yang perlu mendapat perhatian serius, mulai dari mahalnya biaya pendidikan, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang perlu dievaluasi secara menyeluruh, hingga tingginya harga kebutuhan pokok yang semakin membebani masyarakat," ujar Ali Loilatu dalam keterangannya, Selasa (16/6/2026).

Menurut Ali, pendidikan merupakan hak konstitusional warga negara yang tidak boleh dikomersialisasikan. Ia menilai pemerintah perlu memastikan akses pendidikan yang terjangkau dan berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Kami menolak pendidikan dijadikan komoditas. Negara harus hadir menjamin akses pendidikan yang adil dan berkualitas, bukan justru membiarkan biaya pendidikan semakin sulit dijangkau oleh masyarakat," tegasnya.

Selain isu pendidikan, HMI Cabang Jakarta Raya juga mendorong evaluasi total terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurut Ali, program tersebut harus dijalankan secara transparan, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

Sementara itu, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi (Kabid Infokom) HMI Cabang Jakarta Raya yang juga bertindak sebagai Koordinator Aksi II, Syihab S, menyatakan bahwa aksi yang akan dilaksanakan merupakan bentuk penyampaian aspirasi secara konstitusional dan damai.

"Kami mengajak seluruh kader HMI, mahasiswa, dan masyarakat untuk bersama-sama menyuarakan kepentingan rakyat. Aksi ini akan dilaksanakan secara tertib, damai, dan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku. Fokus kami adalah menyampaikan tuntutan rakyat terkait pendidikan, evaluasi MBG, dan penurunan harga sembako," kata Syihab.

Ia juga menyoroti kondisi ekonomi masyarakat yang saat ini masih menghadapi tekanan akibat tingginya harga sejumlah kebutuhan pokok.

"Harga sembako yang terus meningkat berdampak langsung terhadap daya beli masyarakat. Pemerintah harus memiliki langkah konkret untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan kebutuhan dasar rakyat dapat terpenuhi dengan baik," ujarnya.

HMI Cabang Jakarta Raya berharap aksi yang akan digelar pada 18 Juni 2026 tersebut dapat menjadi momentum bagi pemerintah untuk mendengar dan merespons aspirasi masyarakat, khususnya terkait pendidikan, kesejahteraan sosial, dan stabilitas ekonomi rakyat.

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • HMI Jakarta Raya Akan Kepung Istana Negara
  • HMI Jakarta Raya Akan Kepung Istana Negara
  • HMI Jakarta Raya Akan Kepung Istana Negara
  • HMI Jakarta Raya Akan Kepung Istana Negara
  • HMI Jakarta Raya Akan Kepung Istana Negara
  • HMI Jakarta Raya Akan Kepung Istana Negara

Posting Komentar