Ad

 


Aktivist Connection Sebut Isu Serangan ke Komisaris PT Pelni Diduga Hoaks


Jakarta, Bupolo.com
- Founder Aktivist Connection, Maemun, mengecam keras beredarnya pemberitaan dari media Nusantara Pos yang menyebut bahwa Center for Budget Analysis (CBA) melalui Uchok Sky Khadafi selaku Direktur Eksekutif evaluasi terhadap Komisaris Independen PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero), Sosialisman Hidayat Hasibuan.

Menurut Maemun, informasi tersebut diduga kuat sebagai bentuk propaganda liar dan pembunuhan karakter yang sengaja dimainkan oleh pihak-pihak tertentu yang merasa terganggu dengan langkah-langkah pembenahan di tubuh BUMN.

“Ini sangat berbahaya. Jangan jadikan media sebagai alat propaganda murahan untuk menyerang pribadi yang selama ini dikenal aktif mendukung semangat pemberantasan korupsi di lingkungan BUMN. Jika benar CBA Uchok Sky tidak pernah diwawancarai ataupun mengeluarkan pernyataan tersebut, maka ini sudah masuk kategori informasi menyesatkan dan publik tidak boleh dibohongi,” Tegas Maemun dalam keterangannya, Senin (25/05/2026).

Maemun menilai, Komisaris Independen PT Pelni selama ini justru dikenal aktif mendorong transparansi dan pengawasan internal agar perusahaan negara tidak dijadikan ladang permainan mafia anggaran dan kelompok pemburu rente.

“Ketika ada figur yang berani bicara soal penyelamatan BUMN dari praktik mafia dan kebocoran keuangan negara, maka biasanya akan muncul serangan brutal yang dibungkus opini liar. Polanya klasik: fitnah, framing, lalu pembunuhan karakter. Ini tidak boleh dibiarkan,” Ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa semangat reformasi BUMN yang saat ini digaungkan Presiden Prabowo Subianto harus dijaga bersama, termasuk membersihkan perusahaan negara dari aktor yang diduga selama ini menikmati kekacauan sistem.

“Presiden Prabowo sudah sangat jelas ingin menyelamatkan BUMN dari mafia yang menggerogoti uang rakyat. Maka siapa pun yang mendukung agenda bersih-bersih itu seharusnya diapresiasi, bukan malah ditembak dengan berita-berita pesanan yang tidak jelas sumber dan validitasnya,” Lanjut Maemun.

Aktivist Connection juga meminta Dewan Pers dan seluruh insan media untuk menjaga marwah jurnalistik dengan mengedepankan prinsip verifikasi, keberimbangan, dan independensi.

Menurutnya, media tidak boleh menjadi corong kepentingan gelap yang sengaja memainkan opini demi menjatuhkan seseorang.

“Pers adalah pilar demokrasi, bukan alat eksekusi karakter. Jangan sampai ada media yang diperalat oleh aktor tertentu demi menyerang orang yang sedang memperjuangkan tata kelola bersih di BUMN,” Tutupnya.

Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Aktivist Connection Sebut Isu Serangan ke Komisaris PT Pelni Diduga Hoaks
  • Aktivist Connection Sebut Isu Serangan ke Komisaris PT Pelni Diduga Hoaks
  • Aktivist Connection Sebut Isu Serangan ke Komisaris PT Pelni Diduga Hoaks
  • Aktivist Connection Sebut Isu Serangan ke Komisaris PT Pelni Diduga Hoaks
  • Aktivist Connection Sebut Isu Serangan ke Komisaris PT Pelni Diduga Hoaks
  • Aktivist Connection Sebut Isu Serangan ke Komisaris PT Pelni Diduga Hoaks

Posting Komentar