Ad
Ad

Varian Covid-19 “Cicada” Menyebar Global, Masuk Pemantauan WHO


Bupolo.com
- Varian baru Covid-19 BA.3.2 atau yang dikenal sebagai Covid-19 “Cicada” kini terdeteksi di puluhan negara dan menunjukkan tren penyebaran lintas wilayah. Kemunculan varian ini menjadi perhatian serius otoritas kesehatan global karena tingkat mutasi yang tinggi serta pola penyebarannya yang terus berkembang.  

Mengutip laporan Kompas.id pada 1 April 2026, varian BA.3.2 telah masuk dalam daftar pemantauan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Status ini diberikan karena varian tersebut dinilai memiliki potensi penyebaran yang signifikan meskipun karakteristik klinisnya masih terus diteliti. 

 Data global menunjukkan bahwa varian Covid-19 “Cicada” telah muncul di berbagai kawasan dunia, mulai dari Amerika Serikat hingga wilayah Eropa dan Afrika. Penyebaran lintas benua ini memperkuat kekhawatiran akan potensi peningkatan kasus di berbagai negara.  
Sejumlah negara yang telah melaporkan keberadaan varian ini antara lain Jepang, Inggris, Belanda, serta Kenya. Selain itu, beberapa negara di kawasan Eropa Timur juga mencatat temuan serupa. Menurut laporan Today pada 31 Maret 2026, varian ini bahkan telah terdeteksi di sedikitnya 25 negara bagian di Amerika Serikat. 

Temuan tersebut diperkuat dengan hasil pengujian sampel air limbah yang menunjukkan keberadaan virus, sebuah metode yang kerap digunakan sebagai indikator awal penyebaran di masyarakat. Meski kini menjadi sorotan, varian Covid-19 “Cicada” sebenarnya bukan kemunculan baru secara tiba-tiba. 

Berdasarkan laporan The Conversation pada 28 Maret 2026, profesor kedokteran dari University of Virginia, Kyle B. Enfield, menjelaskan bahwa varian ini telah terdeteksi sejak November 2024 di Afrika Selatan. Sejak pertama kali teridentifikasi, varian ini menyebar secara perlahan dan sempat tidak terdeteksi dalam kurun waktu tertentu sebelum akhirnya menunjukkan peningkatan signifikan pada periode 2025 hingga 2026. 

Para ahli menyebut pola ini menyerupai siklus serangga cicada yang muncul ke permukaan setelah “bersembunyi” dalam waktu lama. Hingga kini, para peneliti dan otoritas kesehatan internasional terus memantau perkembangan varian BA.3.2 guna memahami dampaknya terhadap tingkat penularan, keparahan penyakit, serta efektivitas vaksin yang telah digunakan secara global.
Baca juga
Tersalin!

Berita Terbaru

  • Varian Covid-19 “Cicada” Menyebar Global, Masuk Pemantauan WHO
  • Varian Covid-19 “Cicada” Menyebar Global, Masuk Pemantauan WHO
  • Varian Covid-19 “Cicada” Menyebar Global, Masuk Pemantauan WHO
  • Varian Covid-19 “Cicada” Menyebar Global, Masuk Pemantauan WHO
  • Varian Covid-19 “Cicada” Menyebar Global, Masuk Pemantauan WHO
  • Varian Covid-19 “Cicada” Menyebar Global, Masuk Pemantauan WHO

Posting Komentar