Buplo.com - Setelah 1 tahun 5 bulan menjabat. Ketua Barisan Pengangguran Indonesia (BPI), Daud Solisa menyuarakan tuntutan kepada Wakil Presiden Gibran Rakabumi Raka, terkait realisasi janji penciptaan 19 juta lapangan kerja.
Dalam pernyataannya, BPI menilai hingga saat ini belum terlihat langkah konkret yang signifikan dalam memenuhi komitmen tersebut. “Janji 19 juta lapangan kerja bukan sekadar angka kampanye. Ini menyangkut harapan jutaan masyarakat yang hingga kini masih kesulitan mendapatkan pekerjaan,” ujar Daud Solisa dalam keterangan tertulis, Senin (23/3/2026)
BPI juga menyoroti kondisi pengangguran yang dinilai masih menjadi persoalan serius di berbagai daerah. Mereka meminta pemerintah, khususnya Wakil Presiden, untuk segera memaparkan strategi dan capaian yang telah dilakukan selama lebih dari satu tahun masa jabatan.
Selain itu, organisasi tersebut mendesak adanya transparansi data serta evaluasi program-program ketenagakerjaan yang telah berjalan. “Kami ingin ada kejelasan, sejauh mana progresnya dan apa kendala yang dihadapi. Jangan sampai janji ini hanya menjadi wacana tanpa realisasi,” tambahnya.
Barisan Pengangguran Indonesia berharap pemerintah dapat melibatkan berbagai pihak, termasuk sektor swasta dan komunitas masyarakat, dalam upaya memperluas kesempatan kerja. Menurut mereka, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk mengurangi angka pengangguran secara signifikan.

0 Komentar